Loader
Komentar Terbaru
Pos-pos Terbaru

Korea Dan Taiwan Berminat Tanamkan Investasi Di Kabupaten Tegal

SLAWI-Kabupaten Tegal menjadi salah satu tujuan investor asing menanamkan modalnya. Beberapa investor yang berminat menanamkan modal berasal dari Korea dan Taiwan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tegal, Fakihurrohim mengatakan,  perusahaan yang akan membangun usaha di Kabupaten Tegal, antara lain PT Bangun Intijaya  yang akan membangun pabrik sepatu merek Puma dan Nike.

Investor dari Korea tersebut akan memindahkan pabrik yang ada di Purwakarta Jawa Barat. Usaha tersebut rencananya didirikan di wilayah Kecamatan Balapulang.

 “Saat ini masih tahap peminatan. Mereka membutuhkan lahan seluas 20 hektar,”terang Fakihurrohim, Senin (20/1).

Selain itu, lanjut Fakihurrohim,  perusahaan asal Korea  dan Taiwan juga berminat membuat pabrik garmen di Kabupaten Tegal.

Masuknya sejumlah investor asing ke Kabupaten Tegal, tak lepas dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tegal dalam hal memberi  kemudahan kepada para investor yang berminat menanamkan modal di daerah tersebut.

“Kabupaten Tegal dipilih karena kemudahan berinvestasi dan bupati sangat  mendukung hal itu. Adanya kemudahan perizinan ternyata menjadi perhatian dari negara Korea dan negara lainnya,”sebut Fakihurrohim.

Selain memberi  kemudahan perizinan,  daya tarik lain yakni situasi daerah yang aman dan kondusif serta upah minimum kabupaten (UMK).

Masuknya investasi asing di Kabupaten Tegal akan berdampak pada tersedianya lapangan kerja bagi masyarakat dan tumbuhnya ekonomi di daerah. Perusahaan-perusahaan tersebut sedikitnya membutuhkan ribuan tenaga kerja lokal.

“Dengan adanya perusahaan tersebut, diharapkan akan menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat, sehingga kesejahteraan masyarakat akan meningkat,”tuturnya.

Pada tahun sebelumnya, sejumlah investor asing yang menjajaki investasi di  Kabupaten Tegal, yakni PT Java Energy Eoliana (Perancis dan Australia) . Perusahaan tersebut menjajaki investasi di untuk sektor energi Pembangkit Listrik Tenaga Bayu atau angin (PLTB) berkapasitas 60 Megawatt dengan nilai investasi Rp 1,1 triliun.

Menurut Fakihurrohim, proses ujicoba telah dilakukan selama dua tahun atau sejak tahun 2017. Perusahaan telah melakukan penelitian dan survai ke tiga titik lokasi pembangunan, yakni Desa Kalisalak, Desa Pakulaut dan Desa Marga Ayu, Kecamatan Margasari.

“Dari hasil penelitian dan survei, kecepatan angin di wilayah tersebut layak untuk dibangun PLTB,”imbuhnya.

Untuk membangunnPLTB dibutuhkan lahan 50 hektar. Rencananya dibangun  di Kawasan Peruntukan Industri (KPI) di Margasari.

Saat ini, tengah dilakukan tahap penguasaan lahan . Selanjutnya tahun ini mulai pekerjaan konstruksi dan tahun 2021 diharapkan sudah beroperasi.

Investasi juga ditanamankan olehPT Winners International asal Korea.  Perusahaan garmen yang dibangun di Margasari ini menanamkan investasi senilai Rp 800 miliar.

Kemudian PT Dafam Hotel yang menanamkan investasi Rp100 miliar untuk membangun hotel di Guci dan perusahaan sparepart sepeda motor yang menanamkan investasi Rp 70 miliar di wilayah Danawarih, Kecamatan Balapulang dan  Lotte Grosir.

Tahun 2019 juga telah ditandatangani letter of intent antara Pemkab Tegal dengan PT Wahana Gula Investama dan PT Garuda Mas Trasindo.

“Untuk PT Wahana Gula Investama telah tahap penguasaan lahan seluas 30 hektar di Warureja. Harapannya tahun 2021 bisa operasional,”jelasnya. (Sari/Red-06)

No Comments

Post A Comment